Berkenalan dengan Produk Red Hat OpenShift

Memasuki era digital, bisnis dituntut untuk dapat mengembangkan aplikasinya secara cepat dengan biaya yang minim mengikuti kebutuhan pasar. Maka tak heran kalau semakin banyak bisnis yang mengadopsi produk Red Hat OpenShift, sebuah lini produk software kontainerisasi yang terdiri dari lima produk berbeda, yaitu OpenShift Container Platform, OKD, Openshift Online, Openshift Dedicated dan OpenShift.io. Nyatanya Red Hat OpenShift telah digunakan oleh lebih dari 650 perusahaan di seluruh dunia (OpenShift Success Stories).

Produk lini Red Hat OpenShift dapat membantu pelanggan enterprise dan mitra dalam mengadopsi teknologi Open Source dengan mudah. Terlebih lagi, solusi ini memiliki platform yang lebih aman dan stabil untuk pemasangan berbasis container. Hal ini tentunya memungkinkan aplikasi tradisional yang penting untuk dipakai secara bersamaan dengan aplikasi baru yang berbasis cloud dan container.

Gambar 1. Skema arsitektur OpenShift

Seperti yang sudah tertulis di atas, OpenShift terdiri dari produk-produk berikut:

  1. OpenShift Container Platform
    Red Hat OpenShift Container Platform memberikan satu platform yang sama bagi para developer dan IT operations untuk membangun, mengembangkan, dan mengatur aplikasi di hybrid cloud maupun infrastruktur multi-cloud. Dengan demikian, pengembangan aplikasi dapat dipercepat dengan biaya yang rendah.
  1. OKD
    OKD adalah pendistribusian Kubernetes yang dioptimisasi untuk pengembangan aplikasi secara terus menerus dan multi-tenant deployment. OKD menambahkan tools DevOps agar pengembangan aplikasi cepat terjadi, mempermudah penggunaan dan skalabiltas serta maintenance lifecycle jangka panjang bagi tim segala ukuran. Selain itu OKD juga di-embed di Red Hat OpenShift.
  2. OpenShift Dedicated
    Red Hat OpenShift Dedicated adalah platform aplikasi container yang di-hosting oleh Amazon Web Services (AWS) ataupun Google Cloud Platform dan dikelola oleh Red Hat. Produk ini mempercepat pengembangan aplikasi tradisional maupun aplikasi cloud native bagi para tim developer. Dibangun di Red Hat Enterprise Linux, teknologi Docker dan Google Kubernetes, OpenShift Dedicated terkoneksi ke data center secara aman agar bisnis dapat mengimplementasikan strategi TI hybrid cloud dengan infrastruktur dan biaya yang minim.
  3. OpenShift Online
    OpenShift Online adalah sebuah Platform as a Service (PaaS) yang diperuntukkan untuk developer dan organisasi TI agar mereka dapat membangun aplikasi cloud baru secara skalabel dan aman dengan konfigurasi dan manajemen overhead yang minimal. Terlebih lagi, OpenShift Online mendukung banyak bahasa programming dan framework seperti Java, Ruby, dan PHP.
  4. OpenShift.io
    OpenShift.io adalah layanan Software as a Service (SaaS) yang menawarkan pengembangan toolchain yang telah dikonfigurasi. Dengan demikian, para pengembang dapat langsung membangun aplikasi yang dikontainerisasi tanpa perlu lagi menginstal dan mengkonfigurasi software.

Bagi perusahaan di Indonesia, keempat produk ini bisa didapatkan melalui i3, value-added TI yang telah dipilih Red Hat untuk menjadi distributor dan pusat pelatihan bagi sertifikasi Red Hat di Indonesia.

Tentang i3

Inovasi Informatika Indonesia (i3) dikenal sebagai perusahaan penyedia solusi dan layanan TI yang berfokus pada Open Source, Security, Big Data dan Cloud bagi bisnis. i3 menyediakan layanan TI yang komprehensif, meliputi konsultasi, migrasi dan implementasi, pelatihan, troubleshooting, dan managed services. Sebagai mitra Red Hat, i3 tak hanya berhasil dinobatkan sebagai “Best Red Hat Certified Training Partner FY 2018” tetapi juga memiliki engineer bersertifikasi Red Hat terbanyak di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut perihal layanan dan solusi yang ditawarkan, Anda dapat menghubungi kami melalui info@i-3.co.id.