Metapod 4.0, OpenStack From Red Hat and Cisco Collaboration

Beberapa hari belakangan Cisco mengumumkan peluncuran Metapod 4.0. Metapod 4.0  merupakan hasil pengembangan antara Cisco dan Redhat di bidang Cloud dengan menggunakan Red Hat OpenStack Platform 8 sebagai basis. Dengan tujuan memberikan enhance pengalaman pelanggan, kemudahan pada penggunaan, dan integrasi ke fitur yang diminta ke dalam solusi roadmap yang dipercepat.

Dengan para pengguna OpenStack menurut user survey report April 2016 dari 76 negara. dengan hasil penyebaran sebagai berikut:

Metapod 4.0, OpenStack from Red Hat and Cisco Collaboration 2

 

Dengan kolaborasi ini dua perusahaan mempunyai portofolio dari solusi yang mengurangi standar masuk untuk mengadopsi private cloud. Metapod menawarkan kemudahan dalam deploy dan mengatur OpenStack atau OpenStack-as-a-Service.

Selain dibidang portofolio dengan kolaborasi ini, tim Cisco bisa memfokuskan diri dan enhancement lebih lanjut ke pelanggan yang mana sebelumnya mereka sibuk dalam mencari stabilitas dengan pengetesan, memperbaiki bug dan evaluasi dari fitur-fitur. Tim Cisco mampu memfokuskan diri pada network enhancement, multi-cloud management, support untuk storage devices, peningkatan kapabilitas pada kontainer dan arsitektur servis-servis micro dan kapabilitas self-service.

Dengan kolaborasi ini akan membantu tim untuk mengembangkan lebih lanjut, sekarang tim sedang berkerja dalam pembuatan penawaran yang ditujukan pada Service Provider, serta mereka yang memiliki kebutuhan kepatuhan terhadap peraturan.

Teknikal benefit yang didapat adalah sebagai berikut:

  • Cloud administrator mampu menentukan QoS pada level port dan instansi. Ini memberikan pelanggan granular control lebih dari bandwidth jaringan berdasarkan kebutuhan aplikasi.
  • Booting instansi yang lebih cepat, dengan sistem caching baru pada block storage system.
  • Orchestration menjadi lebih efisien karena menggunakan parallel focus provisioning.
  • Access dan Security menjadi lebih spesifik pada access control yang berbasis peran dengan domain support yang baru. Sekarang pelanggan dapat menggunakan domain untuk mengumpulkan project-project dan user yang mirip dan mengisolasi masing-masing mereka. Ini juga bisa digunakan untuk backing technology otentikasi seperti LDAP dan Active Directory.

Semoga informasi ini bermanfaat. 🙂

PT. Inovasi Informatika Indonesia (i3) membantu profesional TI Indonesia dalam mencapai potensi terbaiknya. Kami menyelenggarakan pelatihan teknologi dari beberapa principal terkemuka seperti CompTIA, ECCouncil, EMC, Oracle, RedHat, dan VMware.
Selain sebagai tempat training IT yang banyak direkomendasikan oleh praktisi, i3 juga menawarkan jasa IT Services di 4 bidang utama keahlian: Open Source, Virtualisasi, Database, dan IT Security. Semua training dan services ditangani oleh instructor dan konsultan yang berpengalaman dan memiliki sertifikasi internasional.
Informasi lebih lanjut tentang lengkap jadwal pelatihan dan layanan IT silahkan hubungi kami melalui info@i-3.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *